Selasa, 14 Mei 2013

Perbedaan Game 2D dan 3D


  • Game 2D
          Game dua dimensi dilihat dari keadaan ruangnya yang hanya memiliki dua sisi ( X dan Y). Sedangkan untuk gambarnya sendiri dapat menggunakan Vector maupun Bitmap. Untuk membuat animasi pada game berteknologi 2D dapat bergerak seperti berdiri, duduk, maju, mundur dan loncat maka kita harus menggambar animasi tersebut satu persatu yang disebut frame. Setelah itu barulah kita menggerakkan animasi yang telah kita buat, semakin cepat waktu yang diperlukan dalam menggerakkan gambar-gambar tadi  maka hasil gerakanyang ditimbulkan pun akan semakin bagus.
Kerealisasian gerakan ditentukan dari gambar yang dibuat, jumlah gambar(frame) yang digunakan, serta hitungan gambar per detik (frame per second).





Game dua dimensi ini memiliki 2 konsep, yaitu:
  • Static View, dimana semua objek berada pada satu bidang dan gerakan karakter utama hanya terbatas pada bidang itu saja.  
  • Side Scrolling View, dimana objek-objek dan gambar latar akan terus bergerak ke kanan dan ke kiri sesuai dengan kecepatan gerakan karakter yang dimainkan. 
         Untuk membuat animasi pada game 2D, kita dapat menggunakan berbagai macam software seperti game maker, RPG maker, AGS, macromedia flash, dll. Dimana untuk dapat menggunakan software-software tersebut kita harus menguasai bahasa pemrograman visual basic, C++, dll. Biasanya game berteknologi 2D hanya dapat dimainkan maksimal oleh 2 orang saja. Kelebihan dari game berteknologi 2D adalah game ini bersifat ringan sehingga tidak membebani system sedangkan kekurangannya tampilan gambarnya kurang bagus.

  • Game 3D


          Pada game dengan  grafik 3D menggunakan tiga dimensi representasi dari data geometrik yang disimpan dalam komputer untuk tujuan melakukan perhitungan dan render gambar 2D. Sistem koordinat pada grafik 3D terdapat 3 sumbu yaitu x, y, dan z. WCS ( world coordinate system ), wcs adalah koordinat yg posisidan arahnya selalu tetap dan bersifat absolute. Disini arah sumbu x,y,z yang anda masukan selalu dihitung dari titik acuan yang sama, tidak tergantung dari arah pandang saat ini. Sistem koordinat 3D juga bersifat UCS ( user coordinate system ), ucs adalah sistem koordinat yang dapat diubah-ubah ( dipindah dan dirotasikan ) sesuai dengan keinginan pengguna.       
         Suatu objek 3D mempunyai titik/vertex (x,y,z) yang membentuk sekumpulan luasan-luasan (face) yang tergabung dalam satu kesatuan. Face disini disebut juga sisi. Pada objek 3D tidak semua face terlihat karena terdapat face-face yang berada di bagian belakang dan terhalang oleh face yang lainnya.





Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:

  •   3d object/model : 
         Ini merupakan model/ object 3 dimensi yang nantinya akan anda jadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata,musuh, permukaan tanah ,pohon, bukit,dll. Object 3d seperti ini bisa anda buat dengan menggunakan program seperti “3D S.Max”,”Maya”,”Hash”,dll


  • 2d graphic:
  Gambar 2d juga berperan dalam membuat game bertipe 3D fungsi gambar 2d antara lain:
- sebagai texture untuk object
- sebagai latar belakang ( langit , pemandangan,dll)
- sebagai meteran untuk nyawa , gambar untuk speedometer (untuk game racing), dll.
 
       Sedangkan untuk membuat animasi dalam 3D dapat digunakan bones(tulang) yang layaknya manusia dapat digerakkan. Selain itu animasi tetap juga dapat menggunakan bitmap (gambar 2d) untuk animasi pada texture air, api,dll.





1 komentar:

  1. Wah min contohnya bagus min jadi iri...
    Ngelihatnya.... Good Job...

    Jangan lupa juga kunjungi halaman ini
    http://mesinantrianmakingsolution.blogspot.co.id/2016/05/mesin-antrian-bersolusi.html
    http://alatskpberkualitas.blogspot.co.id/2016/05/alat-survey-kepuasan-pelanggan.html

    BalasHapus