Selasa, 14 Mei 2013

Game Edukasi



          Tom Clancy’s HAWX adalah game besutan Ubisoft yang dirilis pada 17 Maret 2009. Genre dominan dari game ini merupakan perpaduan dari Arcade, flight action, dan simulation. Bagi pecinta pesawat game ini cukup mengedukasi penggemar melalui visualisasi pesawat tempur. Pasalnya, pesawat yang ada di game ini dibuat berdasarkan perkembangan pesawat tempur nyata di dunia. Selain pengetahuan di bidang aerodinamika, unsur edukasi pada game ini juga terdapat pada penanaman keterampilan mengemudikan pesawat. Genre simulation sangat diperlihatkan Tom Hays (produser.red) melalui keterampilan mengontrol pesawat yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Kontrol pesawat ini akan lebih terasa nyata jika anda memainkan game ini menggunakan Joystick. Untuk lebih mendapatkan sensasinya, Tom Clancy’s HAWX juga memiliki view point yang beragam sehingga kita bisa mengatur posisi di luar pesawat ataupun di dalam kursi pilot. Rating game ini adalah remaja, namun hal positif dari game ini adalah tidak adanya visualisasi pertumpahan darah dan unsur kekerasan secara eksplisit.

          Pada awal permainan, pemain akan diposisikan sebagai pilot yang bertugas menghancurkan benteng pertahanan musuh. Ada informasi ketinggian, kecepatan dan peta yang disediakan ketika bermain. Dibekali beberapa jenis senjata, pemain diharuskan menghancurkan semua target yang ada. Pemain dan musuh sama-sama dibekali rudal, sehingga yang menjadi hal tersulit dalam permainan ini adalah bagaimana pemain mengontrol pesawat agar terhindar dari rudal. Untuk menembakkan rudal agar tepat sasaran, pemain harus menunggu target terkunci (divisualisasikan dengan segiempat warna merah). Pemain akan memperoleh achievement ketika berhasil menguasai suatu kemampuan di atas batas rata-rata.

          Pada setiap permainan akan ada peningkatan level yang tercatat, baik itu bermain melalui mode campaign(adventure, single mission, single fight) atau versus. Di setiap peningkatan level akan ada pesawat atau senjata yang di-unlock sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemain. Pada misi campaign adventure, pemain harus menyelesaikan misi yang diinstruksikan di awal permainan. Peran pemain pada mulanya adalah pilot pemberontak dan di akhir misi campaign pemain menjadi pilot AU Amerika Serikat. Map yang disediakan merepresentasikan kondisi beberapa kota di dunia, seperti Washington DC, Tokyo, daerah Timur Tengah, Rio de Janeiro, dsb.

          Nilai edukasi yang dominan pada game ini adalah pengetahuan pesawat tempur dan perlengkapannya. Selain itu, unsur edukasi dalam mengajarkan keterampilan mengemudikan peawat juga diterapkan dalam game ini. Dilengkapi dengan audio dan grafik bagus, game ini cukup menghipnotis pemain hingga terbawa suasana di permainan. Namun ada beberapa kekurangan dari game ini, yaitu mode multiplayer hanya menyediakan jumlah pemain terbatas, tekstur daratan yang kasar, kecerdasan buatan pesawat pendamping yang tidak terlalu berpengaruh signifikan, dan kontrol semua pesawat relative sama. Namun kekurangan tersebut akan menguntungkan pemain agar mudah mempelajari game dan tidak memiliki aturan bermain yang merepotkan. Jadi, bersiap lepas landas dan menghancurkan musuh? Untuk informasi lengkap bisa dilihat di http://hawxgame.us.ubi.com.

Sumber:
http://www.gameedukasi.com

Perbedaan Game 2D dan 3D


  • Game 2D
          Game dua dimensi dilihat dari keadaan ruangnya yang hanya memiliki dua sisi ( X dan Y). Sedangkan untuk gambarnya sendiri dapat menggunakan Vector maupun Bitmap. Untuk membuat animasi pada game berteknologi 2D dapat bergerak seperti berdiri, duduk, maju, mundur dan loncat maka kita harus menggambar animasi tersebut satu persatu yang disebut frame. Setelah itu barulah kita menggerakkan animasi yang telah kita buat, semakin cepat waktu yang diperlukan dalam menggerakkan gambar-gambar tadi  maka hasil gerakanyang ditimbulkan pun akan semakin bagus.
Kerealisasian gerakan ditentukan dari gambar yang dibuat, jumlah gambar(frame) yang digunakan, serta hitungan gambar per detik (frame per second).





Game dua dimensi ini memiliki 2 konsep, yaitu:
  • Static View, dimana semua objek berada pada satu bidang dan gerakan karakter utama hanya terbatas pada bidang itu saja.  
  • Side Scrolling View, dimana objek-objek dan gambar latar akan terus bergerak ke kanan dan ke kiri sesuai dengan kecepatan gerakan karakter yang dimainkan. 
         Untuk membuat animasi pada game 2D, kita dapat menggunakan berbagai macam software seperti game maker, RPG maker, AGS, macromedia flash, dll. Dimana untuk dapat menggunakan software-software tersebut kita harus menguasai bahasa pemrograman visual basic, C++, dll. Biasanya game berteknologi 2D hanya dapat dimainkan maksimal oleh 2 orang saja. Kelebihan dari game berteknologi 2D adalah game ini bersifat ringan sehingga tidak membebani system sedangkan kekurangannya tampilan gambarnya kurang bagus.

  • Game 3D


          Pada game dengan  grafik 3D menggunakan tiga dimensi representasi dari data geometrik yang disimpan dalam komputer untuk tujuan melakukan perhitungan dan render gambar 2D. Sistem koordinat pada grafik 3D terdapat 3 sumbu yaitu x, y, dan z. WCS ( world coordinate system ), wcs adalah koordinat yg posisidan arahnya selalu tetap dan bersifat absolute. Disini arah sumbu x,y,z yang anda masukan selalu dihitung dari titik acuan yang sama, tidak tergantung dari arah pandang saat ini. Sistem koordinat 3D juga bersifat UCS ( user coordinate system ), ucs adalah sistem koordinat yang dapat diubah-ubah ( dipindah dan dirotasikan ) sesuai dengan keinginan pengguna.       
         Suatu objek 3D mempunyai titik/vertex (x,y,z) yang membentuk sekumpulan luasan-luasan (face) yang tergabung dalam satu kesatuan. Face disini disebut juga sisi. Pada objek 3D tidak semua face terlihat karena terdapat face-face yang berada di bagian belakang dan terhalang oleh face yang lainnya.





Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:

  •   3d object/model : 
         Ini merupakan model/ object 3 dimensi yang nantinya akan anda jadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata,musuh, permukaan tanah ,pohon, bukit,dll. Object 3d seperti ini bisa anda buat dengan menggunakan program seperti “3D S.Max”,”Maya”,”Hash”,dll


  • 2d graphic:
  Gambar 2d juga berperan dalam membuat game bertipe 3D fungsi gambar 2d antara lain:
- sebagai texture untuk object
- sebagai latar belakang ( langit , pemandangan,dll)
- sebagai meteran untuk nyawa , gambar untuk speedometer (untuk game racing), dll.
 
       Sedangkan untuk membuat animasi dalam 3D dapat digunakan bones(tulang) yang layaknya manusia dapat digerakkan. Selain itu animasi tetap juga dapat menggunakan bitmap (gambar 2d) untuk animasi pada texture air, api,dll.